sumber Coba khayalkan sejenak sepuluh tahun nanti hidupmu  Coba bayangkan sejenak misalkan ada aku  yang menemani  hari demi hari ...

(Review) Maliq & D'Essentials - Himalaya

January 15, 2017 Nabela Aprilia 0 Comments

sumber

Coba khayalkan sejenak sepuluh tahun nanti hidupmu 
Coba bayangkan sejenak misalkan ada aku yang menemani 
hari demi hari yang tak terhitung 
misalkan itu aku yang terakhir untukmu



Gue cukup sering dengar lagu Maliq & D'Essentials karena lagu mereka jenis musik yang hampir semua orang suka. Sampai akhirnya gue gak sengaja dengar lagu Himalaya. Ini lagu tahun kapan? Ternyata, lagu Himalaya dari tahun 2014. Dan, gue langsung ngerasa, ke mana aja selama ini? :( 

Nggak apa-apa lah ya, gue mau ngereview sekarang karena, gue suka lagunya! 
Pertama dengar lagu ini, musik piano langsung menyambut pendengar. Temanya old soul (vintage) gitu, mas Angga vokalnya yang khas bikin melting banget. 

Lirik lagu pertama lagu ini, "Coba khayalkan sejenak sepuluh tahun nanti hidupmu."
Buat gue, ini bukan lagu yang biasa, terlihat kontradiktif aja. Musiknya yang vintage tetapi ternyata lirik lagunya tentang masa depan, walaupun lo cuma disuruh berkhayal sejenak. 

Di tahun yang baru ini, gue merasa, lagu ini cocok buat semua orang. Awal tahun biasanya orang-orang penuh resolusi, tapi apa hanya sekedar resolusi? apa berhasil dilalui? 
Dan Maliq dalam lagunya nyess banget loh, kita disuruh "berkhayal selama 10 tahun ke depan."

Lagu ini temanya pasti tentang cinta banget, sampai ada kata-kata "Coba bayangkan sejenak misalkan ada aku yang menemani, hari demi hari yang tak terhitung, misalkan itu aku yang terakhir untukmu."
Di lirik lagu ini, lo diingetin lagi, apa benar lu yang akan menemani hari-hari gue di 10 tahun mendatang? apa kita akan tetap menjalin hubungan di sepuluh tahun mendatang? It's so deep!

Pas gue lihat video clipnya di youtube, sangat sederhana dan simpel sekali. Cuma ada penari balet dan mas Angga memainkan sebuah piano (jadul). But looking timeless... 

Untuk itu kan ku persembahkan himalaya

bahkan akan aku taklukkan tanpa cahaya di kegelapan 
berbalutkan pelita hatimu 
di aku di aku dan kamu pasti kan melihat aku 

Dan liriknya lagi-lagi dalam banget, "Untuk itu kan ku persembahkan himalaya."
Kalian pasti tau kan Himalaya? Himalaya merupakan tempat gunung-gunung tertinggi di dunia. Agak lebay sih liriknya, mulai dari lo disuruh berkhayal sepuluh tahun ke depan akan seperti apa? bagaimana kalau gue yang mendampingi? sampai berani untuk "mendaki" ke Himalaya. Kalau kalian anak pendaki dan mau melamar atau tembak cewek inceran kalian, gue rasa lagu ini sangat amat cukup mewakili. Daebak!

Dan berikut penggalan liriknya sampai habis. Silakan kalian artikan sendiri. 



Saat ku gapai puncak tertinggi bersama tujuh warna pelangi 

misalkan semua terjadi meski belum terjadi sekarang 
kita renungkan sejenak cara agar semua bisa terjadi 
walau ku tahu tak semudah itu 


Tapi coba sekali lagi bayangkan aku 

untuk itu kan ku persembahkan himalaya 
bahkan akan aku taklukkan tanpa cahaya di kegelapan 


Berbalutkan pelita hatimu

di aku di aku dan kamu pasti kan kau melihat aku 
saat ku gapai puncak tertinggi bersama tujuh warna pelangi 


Gue suka banget sama lagu ini, ada perenungan di dalamnya, pikiran lo dilatih untuk membuat "mind maping" versi lo sendiri. Bahkan sampai sepuluh tahun ke depan. Lagu ini juga mengajarkan kita untuk "menggapai puncak tertinggi" versi kita. Di saat lu bisa menggapai puncak tertinggi, lu akan bisa melihat pelangi yang indah, yang akan melengkapi hidup lo. Suka banget sama semua unsur yang ada di lagu ini. Maliq & D'Essential the best banget! 

Terima kasih sudah membuat karya yang indah dan positif untuk fansnya. Semoga selalu bisa membawa semangat perubahan untuk para pendengarnya. Kalian yang mau mendengarkan lagunya dan melihat video clipnya. Here is it...


Regards, 


Bela

0 comments: