sumber  gambar Halo.... Maafkan baru update lagi :(  Welcome to September ceria :)  Masih asik sama dunia sendiri nih.  Dunia y...

Perempuan dan Pernikahan

September 07, 2015 Nabela Aprilia 0 Comments

sumber gambar


Halo.... Maafkan baru update lagi :( 
Welcome to September ceria :) 

Masih asik sama dunia sendiri nih. 
Dunia yang (masih) tanpa kamu... 


Kali ini postingan gue tentang perempuan. Yang perempuan silahkan merapat untuk membaca postingan gue. Yang cowok kalo mau baca juga bollleeeehhh... 


Postingan gue kali ini membahas tentang Perempuan dan Pernikahan. 
Siapa yang sudah mempunyai pasangan dan berencana untuk menikah? 
Semoga lancar ya acara pernikahan dan resepsinya. Semangat untuk kehidupan baru ! 


Umur gue twenty something, masih muda kok, masih remaja kok itungannya iyain aja ya. Beberapa teman gue ada yang sudah menikah bahkan punya anak. Salut deh di usia semuda gue sudah memutuskan melangkah ke kehidupan baru yang penuh tanggung jawab.  



Pernikahan adalah fase yang sangat penting di dalam kehidupan seorang perempuan. Ada banyak pertimbangan dan pemikiran untuk melangkah menuju suatu pernikahan. Kehidupan pernikahan akan membuat seorang perempuan mengalami perubahan yang cukup drastis, dari mulai mengurusi/melayani suami, hamil, punya anak, harus bisa memasak, harus bisa mengontrol pengeluaran, dll. Menjadi ibu rumah tangga itu tidak mudah terlebih bagi yang ibu rumah tangga sekaligus wanita karir. 

Tuntutan untuk bisa memasak seolah menjadi hal yang mutlak. Gue jadi inget kata penulis novel om Pidi Baiq "kenapa istri harus bisa memasak, padahal ini rumah tangga bukan rumah makan". Nah,, nah,, nah... 
Gue malah seolah menetapkan syarat khusus. Gue mau suami gue nanti (harus) bisa masak, ga harus koki kok ! Kan seru kalo suami gue bisa masak, lebih terlihat romantis, dan kita bisa tahu cita rasa apa yang kita mau, dari mulai kadar asin sampai kadar pedas makanannya.
Sini gue kasih tahu buat cowok-cowok, seorang perempuan suka dengan cowok yang bisa masak, menurut mereka terlihat lebih jauh lebih seksi. Kalian tahu kan Chef Juna. Para wanita bisa histeris melihat dia di saat memasak, padahal mukanya pedas banget, kalah rasa pedes makanan para kontestannya. Dan konon katanya masakan cowok-cowok tuh lebih enak daripada cewek, mereka peka banget sama cita rasa makanan. Yang mau gue tanyain, kenapa cowok-cowok pada peka banget sama rasa makanan tapi mereka ga peka sama perasaan cewek. Kenaappaaa??

Seorang perempuan seolah dituntut untuk menjadi "ibu" yang baik. Harus bisa masak, harus bisa ini, harus bisa itu, dll. Tapi tahukah kalian, ada beberapa perempuan yang memutuskan untuk tidak menikah dan punya anak. Tapi itu tidak membuat mereka seolah lupa kodrat atau menyalahi aturan bukan? bukan berarti mereka bukan seorang perempuan kan? and them not part of feminism. if u are call them feminist, u are sexist. 

Sudah seberapa sering kalian ditanya kapan nikah? 
Terkadang kita lebih peduli dengan kehidupan orang lain. Kalau ada yang nanya lagi kapan nikah? bilang, jangan cuma nanya donk, sodorin juga calonnya. :))
Di beberapa kota besar di Indonesia, usia menjelang tiga puluh cukup banyak yang belum menikah. Ada banyak gosip dan komentar yang bermunculan. Tapi cuma satu yang terlintas di benak gue. Sudah seberapa sering pertanyaan kapan nikah ditanyakan kepada mereka? Bagaimana mereka menjawab atau menghalau pertanyaan tersebut? 
Pernikahan adalah suatu yang privasi, why do u participant to them life? 

Di jaman sekarang, menikah muda masih menjadi tren. Gak masalah sih tapi jangan menikah muda karena MBA (married by accident) juga. Dari gue pribadi gue ga setuju menikah muda? karena apa? kebanyakan alasannya begini, lebih baik nikah daripada zina. Seolah-olah menikah cuma untuk melegalkan kontak fisik terhadap pasangan. Padahal di saat menikah nanti ada banyak kewajiban dan tanggung jawab yang ga main-main. 
Dari beberapa artikel yang gue baca, pernikahan usia muda cenderung lebih rentan cerai, ya walaupun gak semuanya sih. Karena dianggap masih labil dan masih ingin bersenang-senang. Cukup banyak teman gue yang memutuskan untuk menikah muda. Melihat mereka jadi cerminan plus renungan buat gue, at least memutuskan untuk tidak menikah muda. 
Pikirkan baik-baik di saat ingin menikah muda, ada tanggung jawab berat kedepannya. Ga ada yang berhak memutuskan kehidupan lu, selain diri lu sendiri. Jadi kalo merasa siap (untuk) menikah muda. Silahkan ! 

Setelah pernikahan, setiap pasangan akan memasuki kehidupan rumah tangga, masalah kecil maupun besar akan mulai bermunculan tidak jarang adanya KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga). KDRT dalam rumah tangga setiap tahun meningkat, dibutuhkan penanganan khusus untuk penyembuhan traumanya. Setiap pasangan punya cara tersendiri untuk mengatasi masalah. Setiap permasalahan di rumah tangga, setiap pasangan dituntut untuk lebih aktif berkomunikasi dan kompak untuk bekerjasama. Tidak jarang permasalahan rumah tangga berujung perceraian. Menurut kompas.com kasus perceraian meningkat dalam lima tahun terakhir, meningkat sebanyak 52%. Beragam permasalahannya mulai dari hilangnya tanggung jawab, persoalan ekonomi hingga adanya pihak ketiga. Gue jadi mikir, segampang itu bercerai ketika ketukan palu ketiga di hakim pengadilan agama. Padahal menikah berjanji kepada Tuhan dan disaksikan oleh malaikat dan saksi-saksi. Bukankah seharusnya yang disatukan oleh Tuhan tidak bisa dipisahkan oleh manusia? Kenapa cerai seolah mudah sekali? 
Gue jadi inget sama kata-kata anonim "kesetiaan wanita diuji di saat lelaki tidak punya apa-apa tapi kesetiaan lelaki diuji di saat dia memiliki segalanya". 
Cukup banyaknya kasus perceraian membuat setiap orang memilih berhati-hati dalam menjalin hubungan dan melangkah ke jenjang berikutnya. Inget kata-kata ini aja "hati-hati di saat jatuh hati" 

Terlepas dari resiko dan tanggung jawab yang besar dalam pernikahan. Gue, lu, kalian akan menghadapi fase ini. Persiapkan dengan baik, banyak berdoa dan restu orang tua itu adalah hal terpenting untuk memasuki tahap ini. 

Buat yang sudah menikah, semoga rumah tangga kalian sakinah, mawaddah wa rahmah, langgeng sampai maut memisahkan. Amin... 
Buat yang masih mencari Jodohnya.. 
Cemungut kakak :)) 

Tetap tersenyum dalam menghadapi hidup yang fana ini. 
Ni buat kalian. kisskiss... 
sumber gambar










0 comments: